DakwahFebruary 11, 2008 3:39 am

Sebelumnya saya minta maaf kalau lancang.
Tadi pagi saya menghadiri pengajian setelah sekian lama tidak aktif lagi. isi dari pengajian tersebut membahas masalah hari kasih sayang (valentine). Menurut sejarahnya valentine itu barasal dari nama santa (merupakan gelar) valentino (kalau gak salah, agak lupa :) ) merupakan seorang pendeta yang di penggal kepalanya karena mendukung kebebesan perayaan yg sekarang disebut valentine.
Ceritanya begini, dulu waktu nasrani belum masuk ke romawi, orang-orang setiap tanggal 15 februari memperingati hari dimana menurut mereka adalah terjadinya dunia ini, dunia ini berasal dari kelakuan 2 dewa, yaitu dewa pan dan dewa … (waduh lupa lagi) nah yang dewa pan ini (mohon maaf) mempunyai kemaluan yang sangat besar melakukan hubungan layaknya suami istri dengan dewi yang aku lupa namanya :)
Perayaan tadi diawali dengan saling menukar bingkisan, dipisahkan bingkisan laki-laki dan perempuan nantinya akan ditukar bingkisan dari pihak laki-laki kepada perempuan, nantinya akan berpasang-pasangan, dan pada perayaan tersebut ada minum-minuman keras, kita tentu tahu apa jadinya jika terdapat laki-laki bersama perempuan dan ditemani dengan minuman beralkohol. Jadi begitulah sebenarnya inti dari perayaan tersebut.
Ketika agama nasrani datang ke sana dan rajanya masuk agama nasrani, kebudayaan tersebut dihapuskan atau tidak boleh dirayakan, ada seorang santa (kalau disini semacam ustadz) bernama valentino, dia berpendapat bahwa kebudayaan yang dulunya ada tersebut tidak boleh dilarang, karena pendapatnya tersebut dia dipenggal kepalanya pada tanggal 14 februari, nah untuk menghormati santa valentino tersebut maka umatnya memperingati tanggal 14 februari sebagai hari valentine untuk jasanya memperjuangkan perayaan terdahulu.
Kisah diatas bisa anda percaya atau tidak, tapi sebagai muslim harusnya kita tahu sejarahnya kenapa 14 februari tersebut diperingati, jadi jangan asal ikut-ikutan aja.
Tolong dikoreksi kalau ada salah :)

DakwahSeptember 5, 2006 9:37 am

Itu merupakan pertanyaan yang sangat aneh untuk dijawab, karena kita semua sudah pada tahu jawabannya. Sebenarnya bukan bumi yang mengelilingi matahari tapi mataharilah yang mengelilingi bumi.
Sejak kita masih SD kita diajarkan bahwa matahari adalah pusat dari tatasurya dan planet-planet mengelilingi matahari termasuk bumi, sampai sekarang teori ini masih dipakai oleh seluruh dunia dan itu merupakan suatu kebohongan yang dibuat oleh para peneliti.
Banyak dalil-dalil yang menunjukkan bahwa bumi itu diam dan tidak bergerak, baik dalam al-qur’an maupun as-sunnah.
1. Firman Allah:
“sesungguhnya Allah menahan langit dan bumi supaya jangan bergeser, dan sungguh jika keduanya bergeser tidak ada seorangpun yang dapat menahan keduanya selain Allah. Sesungguhnya dia itu maha penyantun lagi maha pengampun.” (QS. Fathir[35]:41)
Ayat ini jelas menunjukkan bahwa bumi tidak bergerak. Seandainya bumi itu bergerak mengelilingi matahari, berarti dia bergeser dari satu tempat ke tempat lainnya, dan itu bertentangan dengan dhahir ayat ini.
2. Firman Allah:
“sesungguhnya Allah menerbitkan matahari dari timur, maka terbitlah matahari dari barat.” (QS. Al-baqarah [2]:258)
ayat ini dengan jelas menunjukkan bahwa Allah menerbitkan matahari. Sehingga, jelas sekali menunjukkan bahwa mataharilah yang bergerak mengelilingi bumi. Seandainya bumi yang berotasi niscaya Allah tidak mengatakan bahwa mataharilah yang terbit.
3. Firman Allah:
“dan matahari berjalan ditempat peredarannya. Demikian ketetapan yang maha perkasa serta maha mengetahui. Dan telah kami tetapkan bagi bulan manzilah-manzilah, sehingga setelah dia sampai kemanzilah yang terakhir, kembalilah dia sebagai bentuk tandan yang tua. Tidaklah mengkin bagi matahari mendapatkan bulan, dan malampun tidak dapat mendahului siang. Dan masing-masing beredar pada garis edarnya.” (QS. Yasin:38-40).
4. Ada sebuah lelucon yang dahulu saat masih SD dan sangat mungkin masih diajarkan hingga kini. Dikatakannya, pergerakan matahari kearah barat sebenarnya adalah karena gerakan rotasi bumi. Lalu tatkala ditanya: “kalau memang begitu lalu mengapa yang kelihatan bergerak kok matahari ?” maka dengan enteng dia menjawab: “hal itu sama dengan seseorang yang naik mobil atau kendaraan lainnya yang cepat, maka seakan-akan yang dia rasakan bahwa yang bergerak adalah pepohonan dan bangunan yang disekitarnya dan dia sendiri merasa sepertinya diam dalam mobil”. Subhanallah!!! Maha sucil Allah yang tidak pernah salah dan lupa, apakah sebuah dunia ilmiah hanya didasarkan pada sebuah kata: “seakan-akan”? padahal semua orang mengetahui, secepat apapun mobil melaju dan dijalan sebagus apapun pastilah dia akan tetap merasakan bahwa dia bergerak.
5. Naiklah pesawat terbang dan lihatlah dari jendela kearah bawah. Kalian akan melihat seakan-akan pulau itu yang bergerak dan awan yang ada disekitarpun bergerak. Akan tetapi apakah kalian tidak merasakan bahwa pesawat itupun bergerak? Ataukan kalian merasa sedang diam ditempat lalu hanya pulau itu yang bergerak? Jawabannya terserah Anda.

Masih banyak lagi dalil-dalil yang menunjukkan bahwa mataharilah yang mengelilingi bumi. Kita sebagai seorang muslim harus bisa memilih mana yang benar dan mana yang salah berdasarkan firman Allah SWT dan Rosulnya.

DakwahJuly 20, 2006 9:52 am

Jangankan lelaki biasa, Nabi pun terasa sunyi tanpa wanita. Tanpa mereka, hati, fikiran dan kerasaan lelaki akan resah. Masih mencari walaupun sudah ada segala-galanya. Apa lagi yang tidak ada di syurga, namun Nabi Adam a.s tetap rindukan Siti Hawa. Kepada wanitalah lelaki memanggil ibu, isteri atau puteri. Dijadikan mereka dari tulang rusuk yang bengkok untuk diluruskan oleh lelaki, tetapi kalau lelaki sendiri yang tak lurus, tak mungkin mampu nak meluruskan mereka. Tak logis kiranya kayu yang bengkok menghasilkan bayang-bayang yang lurus.

Luruskanlah wanita dengan cara yang ditunjuk Allah, karena mereka diciptakan sebegitu rupa oleh Allah. Didiklah mereka dengan bimbingan dariNya. JANGAN COBA JINAKKAN MEREKA DENGAN HARTA, NANTI MEREKA SEMAKIN LIAR. JANGAN HIBURKAN MEREKA DENGAN KECANTIKAN, NANTI MEREKA SEMAKIN MENDERITA.
Yang sementara itu tidak akan menyelesaikan masalah. Kenalkan mereka kepada Allah, zat yang kekal, karena disitulah tempatnya.

AKAL SETIPIS RAMBUTNYA, TEBALKAN DENGAN ILMU. HATI SEPARUH KACA, KUATKAN DENGAN IMAN. PERASAAN SELEMBUT SUTERA, HIASILAH DENGAN AKHLAK. Suburkanlah karena dari situlah nanti mereka akan nampak nilai dan keadilan Tuhan. Hibur dan bahagialah hati mereka, walaupun tidak menjadi ratu cantik dunia, presiden ataupun perdana menteri negara atau women gladiator. Bisikkan ke telinga mereka bahwa kelembutan bukan suatu kelemahan. Itu bukan diskriminasi Tuhan. Sebaliknya di situlah kasih sayang Tuhan. Karena rahim wanita yang lembut itulah yang mengandungkan lelaki berwajah - negarawan, karyawan, jutawan dan ‘wan-wan’ yang lain. Tidak akan lahir superman tanpa superwoman. Wanita yang lupa hakikat kejadiannya, pasti tidak terhibur dan tidak menghiburkan. Tanpa ilmu, iman dan akhlak, mereka bukan saja tidak dapat diluruskan, bahkan mereka pula membengkokkannya. LEBIH BANYAK LELAKI YANG DIRUSAKKAN OLEH PEREMPUAN DARIPADA PEREMPUAN YANG DIRUSAKKAN OLEH LELAKI. SEBODOH-BODOHNYA PEREMPUAN PUN DAPAT MENUNDUKKAN SEPANDAI-PANDAINYA LELAKI.

Itulah akibatnya apabila wanita tidak kenal tuhan. Mereka tidak akan kenal diri mereka sendiri, apalagi mengenal lelaki. Kini bukan saja ramai boss telah kehilangan sekretaris, bahkan anak pun akan kehilangan ibu, suami kehilangan isteri dan bapak akan kehilangan puteri. Bila wanita durhaka, dunia lelaki akan huru-hara. Bila tulang rusuk patah, rusaklah jantung, hati dan limpa. Lelaki pula jangan hanya mengharapkan ketaatan tetapi binalah kepimpinan. Pastikan sebelum memimpin wanita menuju Allah, pimpinlah diri sendiri dulu kepadaNya. Jinakkan diri dengan Allah, niscaya akan jinaklah segala-galanya di bawah kepimpinan kita.

“JANGAN MENGHARAPKAN ISTERI SEPERTI SAYYIDATINA FATIMAH RA, KALAU PERIBADI BELUM LAGI SEPERTI SAYYIDINA ALI RA… “

Your Ad Here