Personal | September 5, 2006 9:42 am | Comments (0)

Setelah selesai KKN rasanya badan capek semua, tidak ada salahnya jika memanjakan diri dengan jalan-jalan, makan-makanan yang enak dan yang paling ditunggu adalah pulang kekampung halaman soalnya sudah lama tidak pulang. Hari rabu tanggal 23 agustus saya memutuskan pulang kekampung halaman bersama Abdul Hanan yang juga dari Pamekasan, setelah selesai belanja dan shalat dhuhur kita berangkat keterminal arjosari naik angkot AL (Arjosari-Lawang), sampek diterminal dengan tidak sengaja saya melihat pemuda dengan gayanya yang sangat nyentrik, kayaknya mau pulang kampung juga. Saya dibuatnya ketawa karena gaya rambutnya itu yang aneh, masak rambut depannya ditata dengan rapi sedangkan bagian tengah kebelakang dibuat berdiri hehehe… tuh kan ketawanya sampai sekarang, kita naik satu bus dengan pemuda tersebut menuju surabaya dan ketika sampai di pelabuhan ujung-kamal saya sempat kaget karena dia juga berasal dari madura, oalah mas-mas kirain orang mana gak taunya orang madura malu-maluin saya aja sebagai orang madura. Udah deh jangan terlalu dibahas saya kan jadi malu.
Setibanya dirumah ternyata ada tetangga yang meninggal ya.. masih famili juga sih dia tuh saudaranya mbah saya, namanya Mashudi saya do’akan supaya amalnya diterima oleh Allah SWT dan bagi yang ditinggalkan supaya bersabar dan ikhlas.
Suasana disini sangat panas dan lagi musih tembakau, tapi orang-orang jarang menanam tembakau dibanding tahun lalu karena takut rugi dan jadi stress soalnya tahun lalu sudah banyak orang yang stress. Kerjaan saya kalau ada dirumah adalah makan tidur makan dan tidur begitulah seterusnya, ya.. masih mendingan dari pada ada dikosan kalau makan disana kan bayar sedangkan disini gratis, hitung-hitung pengiritan hehehe… oo ya.. disini sekarang musim mangga dimana-mana ada mangga pokoknya setiap hari saya rujakan bersama teman-teman tercinta, kalau ada yang mau mangga saya tunggu anda disini tak kasih mangga yang banyak deh tapi buruan nanti keburu di jual hehe…. Tapi bete deh karena disini tidak bisa main dan ngutak-atik komputer, komputer sih ada tapi prosesnya sangat-sangat very lemot, maklum pentium II MMX yang udah ketinggalan jaman, bisa nulis ini udah bersyukur. Udah lama disini jadi kangen sama malang, maunya sih cepet berangkat tapi mau ngapain juga wong masuk kuliah masih tanggal 18 september, lama juga ya!. Ya udah saya akan menikmati nikmat yang diberikan oleh Allah untuk berada di rumah (madura) karena tidak semua orang bisa datang kesini apalagi punya keluarga disini. Bye..bye…

Dakwah | 9:37 am | Comments (3)

Itu merupakan pertanyaan yang sangat aneh untuk dijawab, karena kita semua sudah pada tahu jawabannya. Sebenarnya bukan bumi yang mengelilingi matahari tapi mataharilah yang mengelilingi bumi.
Sejak kita masih SD kita diajarkan bahwa matahari adalah pusat dari tatasurya dan planet-planet mengelilingi matahari termasuk bumi, sampai sekarang teori ini masih dipakai oleh seluruh dunia dan itu merupakan suatu kebohongan yang dibuat oleh para peneliti.
Banyak dalil-dalil yang menunjukkan bahwa bumi itu diam dan tidak bergerak, baik dalam al-qur’an maupun as-sunnah.
1. Firman Allah:
“sesungguhnya Allah menahan langit dan bumi supaya jangan bergeser, dan sungguh jika keduanya bergeser tidak ada seorangpun yang dapat menahan keduanya selain Allah. Sesungguhnya dia itu maha penyantun lagi maha pengampun.” (QS. Fathir[35]:41)
Ayat ini jelas menunjukkan bahwa bumi tidak bergerak. Seandainya bumi itu bergerak mengelilingi matahari, berarti dia bergeser dari satu tempat ke tempat lainnya, dan itu bertentangan dengan dhahir ayat ini.
2. Firman Allah:
“sesungguhnya Allah menerbitkan matahari dari timur, maka terbitlah matahari dari barat.” (QS. Al-baqarah [2]:258)
ayat ini dengan jelas menunjukkan bahwa Allah menerbitkan matahari. Sehingga, jelas sekali menunjukkan bahwa mataharilah yang bergerak mengelilingi bumi. Seandainya bumi yang berotasi niscaya Allah tidak mengatakan bahwa mataharilah yang terbit.
3. Firman Allah:
“dan matahari berjalan ditempat peredarannya. Demikian ketetapan yang maha perkasa serta maha mengetahui. Dan telah kami tetapkan bagi bulan manzilah-manzilah, sehingga setelah dia sampai kemanzilah yang terakhir, kembalilah dia sebagai bentuk tandan yang tua. Tidaklah mengkin bagi matahari mendapatkan bulan, dan malampun tidak dapat mendahului siang. Dan masing-masing beredar pada garis edarnya.” (QS. Yasin:38-40).
4. Ada sebuah lelucon yang dahulu saat masih SD dan sangat mungkin masih diajarkan hingga kini. Dikatakannya, pergerakan matahari kearah barat sebenarnya adalah karena gerakan rotasi bumi. Lalu tatkala ditanya: “kalau memang begitu lalu mengapa yang kelihatan bergerak kok matahari ?” maka dengan enteng dia menjawab: “hal itu sama dengan seseorang yang naik mobil atau kendaraan lainnya yang cepat, maka seakan-akan yang dia rasakan bahwa yang bergerak adalah pepohonan dan bangunan yang disekitarnya dan dia sendiri merasa sepertinya diam dalam mobil”. Subhanallah!!! Maha sucil Allah yang tidak pernah salah dan lupa, apakah sebuah dunia ilmiah hanya didasarkan pada sebuah kata: “seakan-akan”? padahal semua orang mengetahui, secepat apapun mobil melaju dan dijalan sebagus apapun pastilah dia akan tetap merasakan bahwa dia bergerak.
5. Naiklah pesawat terbang dan lihatlah dari jendela kearah bawah. Kalian akan melihat seakan-akan pulau itu yang bergerak dan awan yang ada disekitarpun bergerak. Akan tetapi apakah kalian tidak merasakan bahwa pesawat itupun bergerak? Ataukan kalian merasa sedang diam ditempat lalu hanya pulau itu yang bergerak? Jawabannya terserah Anda.

Masih banyak lagi dalil-dalil yang menunjukkan bahwa mataharilah yang mengelilingi bumi. Kita sebagai seorang muslim harus bisa memilih mana yang benar dan mana yang salah berdasarkan firman Allah SWT dan Rosulnya.